Ivan Sinatra's Blog

Kamis, 03 Februari 2011

donal bebek

CC 201 56 – Si Loko Donal Bebek

Dari 23 koleksi lokomotif CC201, ternyata ada 1 unit yang memiliki keunikan. Para railfans menyebutnya Loko Donal Bebek karena matanya (kaca kabin) ukurannya lebih besar.
3373957925_38e5601944
Lokomotif yang dialokasikan di Dipo Lokomotif Purwokerto merupakan yang terbanyak dibanding dipo lain. CC201 berkode PWT bernomor seri 49 sampai dengan 71. Diantara 24 loko CC201, CC20156 yang paling unik.
Secara teknis dan kemampuan, CC201 ini sama seperti loko lainnya. Hanya saja dilihat dari kaca kabin depan, mukanya terlihat berbeda. Ukuran kacanya pun sedikit memanjang kebawah dan terpasang potrait (tegak), bukan landscape (memanjang) seperti CC201 lainnya. Karena itu, loko buatan General Electrik USA generasi kedua ini ada yang menamainya dengan tokoh kartun donal bebek.
Bentuk wajah CC20156 ini sebenarnya ada kembarannya yaitu CC20176 milik Dipo Jatinegara.
Baby_Donald_Duck_by_L4iN
Satu Meja Layanan
Keunikan lain dari CC20156 selain mukanya yang terlihat lucu, juga fasilitas meja layanannya. CC201 yang lazimnya memiliki dua meja layanan, namun pada CC20156 hanya ada satu meja layanan saja. Pada posisi hidung pendek (shorthood) di depan, posisi meja layanan berada disebelah kiri alias kidal. Dengan satu meja layanan ini, ruang kabin masinis menjadi lebih luas.
Penyebab CC20156 ini hanya memiliki satu meja layanan, berawal dari PLH (Peristiwa Luar biasa Hebat) yang menimpanya beberapa tahun silam. Akibat bertabrakan dengan Stoomwals (alat berat pengeras jalan) di perlintasan wilayah Tegal, muka CC20156 ringsek pada bagian kabin dan meja layanannya. Setelah diopname di Balai Yasa Pengok Yogyakarta, dengan terpaksa satu meja layanannya harus diamputasi. Demikian juga dengan terpaksa satu meja layanannya harus diamputasi. Demikian juga dengan sand box (kotak pasir) atau shorthood yang terpaksa dipotong sehingga tampak lebih rendah.
2605753531_70e58ccb21
Narik KA Barang
Meskipun terkadang dioperasikan menarik KA penumpang seperti Sawunggalih Utama dan Purwojaya, namun CC20156 lebih sering untuk menarik KA barang terutama KA ketelan (BBM) dari Maos ke Tegal. Adakalanya, loko kidal ini menarik KA pengangkut semen dari Karangtalun ke Lempuyangan.

killing me inside - torment(album version)

Liga Super: Persisam Kalahkan 10 Pemain Deltras
03-02-2011 19:30
Bola.net - Tim Persisam Samarinda berhasil mengalahkan tamunya Deltras Sidoarjo dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) 2010/2011 di Stadion Segiri Samarinda, Kamis sore.Gol semata wayang yang mengantarkan poin penuh tuan rumah di cetak oleh Choi Dong Soo melalui sundulan kepala pada menit 87, memanfaatkan umpan dari Agung Suprayogi.
Choi berhasil memecahkan kebuntuan gol untuk tuan rumah, beberapa menit setelah Deltas bermain dengan sepuluh pemain. Satu orang pemain Deltras yakni Wahyu Setiono dikeluarkan oleh Jeri Elly, wasit pemimpin pertandingan setelah mendapatkan dua kartu kuning.
Wasit juga mengeluarkan katu kuning untuk Marcio Sauza menit 13, fandi Mochtar menit 20, Syaful Lewanusa menit 26 dan Wahyu Setiono menit 40 dan 86.
Gol semata wayang tim tuan rumah juga sempat menuai protes dari kubu tim tamu, protes itu sempat mengundang emosi puluhan suporter dan memicu terjadinya insiden keributan. Jeri Elly sempat menghentikan pertandingan selama tiga menit dari waktu normal.
Hendri Susilo pelatih Persisam mengaku anak asuhnya bermain jelek meski hasil akhir pertandingan timnya bisa memenangi pertandingan.
"Ini pertadingan terjelek anak-anak sepanjang pertandingan ISL, untungnya tim kita bisa menang," kata Hendri.
Menurut Hendri, faktor kelelahan pemain menjadi alasan dia menyebutkan para pemainnya tidak bisa beramin dengan bagus seperti pertandingan lainnya.
"Semuanya unit tidak berkerja seperti biasa, koordinasi tidak jalan, umpan banyak salah dan motivasi juga kurang, terus terang tim kami bermain jelek, namun untungnya kami bisa memenangi pertandingan," katanya.
Sementara itu Dedi Siswanto asisten pelatih Deltras mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dinilainya menguntungkan tim tuan rumah.
"Ini potret sepak bola Indonesia, anda bisa lihat sendiri, dan yang saya sesalkan kapan sepak bola Indonesia bisa maju kalau berjalan seperti ini terus," ujar Dedi Siswanto.
Dedi menilai gol semata wayang tim tuan rumah, tidak sah karena bola sudah melewati garis lapangan sebelum Agung Suprayogi melepaskan umpan kepada Choi Dong Soo.
"Kami sesalkan akibatnya saja, karena sudah bukan rahasia umum kejadian seperti ini bisa memunculkan aksi saling balas ketika kita bermain di kandang," tegasnya.
Susunan pemain
Persisam Samarinda terdiri dari Wawan Hendrawan (g), Tsimi Jaquest Joel/ Usep Munandar 11`, Muhammad Roby, Djayusman Triasdi, Saiful Lewanusa, Akbar Rasyid, Achmad Sembiring/ Fajar Legian, Fandi Mochtar, Ronald Fagundes, Choi Dong Soo, Julio Lopes.
Deltras Sidoarjo, Usman Pribadi (g), Bejo Sugiantoro, Steven Hesketh, Mujib Riduan, Sutikno, Wahyu Setiyanto, Khoirul Mashuda, Ferry Aman Saragih, Cristiano Lopez Figueiredo, Danilo Fernando, Marcio Souza/Fahmi Amirudin.  (ant/fjr)